Jumat, 09 Oktober 2009

Nostalgia Helm Legendaris


Beda dgn postingan saya sebelumnya, kali ini saya akan menyajikan postingan yang lebih rileks dan ringan. Ditandai dgn konversi kata ganti “saya” ke “aku”, maka dgn ini postingan non-formal ku resmi dibuka.. Doongg..Doong..Doong (Suara Gong kaliber 500, yang dipukul dgn kepala gorila).

Kali nie aku akan menceritakan tentang helm legendarisku semasa SMA. Helm yang penuh kenangan dan nostalgia masa-masa SMA. Tulisan ini aku dedikasikan buat teman2 SeMpReeT IPA 3 Smansa, terutama yang memiliki banyak kenangan terhadap helm nie (Sebenernya sih tulisan nie aq buat karena otakku buntu gak tau mau nulis apa.. haha).

Helm legendaris ini adalah sebuah helm spesies TRX keturunan pertama. Helm ini sempat porak-poranda sebanyak 3 kali, namun berhasil diperbaiki dgn bantuan suplai onderdil / sparepart dri teman2, baik berupa baut, gabus pelindung kepala, kaca, maupun rahangnya (penutup depan). Karena seringnya tambal sulam, sehingga tampilannya jadi makin parah, keropos, dan gak layak pakai. Ditambah lagi helm ini gak pernah dicuci (jangankan dcuci, djemur aja jarang) dan ditambah dgn kebiasaanku dulu yg sering pakai minyak rambut, alhasil helm ini baunya seperti bau kentut orang yg makan ubi terus nahan kentut 4 hari.
Jadilah helm TRX ini telah berevolusi menjadi helm BRX (Berex) atau orang Bali menyebutnya “Berek” (red : berek = busuk).

A. Data2 helm ini setelah direparasi sedemikian rupa adalah sbg berikut :

- Nama : Helm BRX
- Spesies : TRX-1
- Genus : TRX
- Family : Helmet Serobongceae
- Divisi : Helm Serobong
- Berat : Setara buku Matematika Teknik, bsa dpake mukul maling ampe tepar
- Panjang : Sangat panjang dbanding ukuran kepalaku. Kalo dpakai, serasa kyk homo sapiens yg lgi mmakai helm punyanya Pithecantropus Erectus
- Harga : Dikasi gratis pun gak ada yg mau beli

* Kondisi Hardware

- Kaca : Sangat buram (dgn jarak pandang tak lebih dri 100 m). Jdi 30 m saat malam, bisa jdi 10 m saat hujan, dan bsa jdi 0 m saat gelap tanpa pnerangan (ya iya lah). Jdi kaca ini lebih tepat dpakai cma sbagai pelindung dri serangan psukan undur2.

- Tali helm : Tali helm yg telah putus brulang kali diikat sdemikian rupa, sehingga makin longgar. Jadi bila anda mengendarai motor dgn kcepatan 80 km/jam, djamin helm ini bakal terlepas dri kepala.

- Gabus pelindung kepala : Bagian ini telah lenyap entah kemana (mungkin dipakai prakarya ama adikku). Alhasil kepala anda akan brsentuhan lngsung dgn bagian helm yg keras. Mmbuat anda seperti menggotong lemari.

- Stiker : Stiker anti korupsi, StingRay, Smansa, RRC, smuanya telah berubah warna menjadi buram.

- Badan Helm : Udah gak mejeneng helm. Lbih kyk dinding yg dcorat-coret

- Processor : Halah, gila.. Emangnya nie helmnya Jiban.

- Bluetooth : Helm ini memiliki perangkat bluetooth untuk mentransferkan pikiran orang yang memakainya ke orang lain. (Dedy Corbuzier kalee..)

- Accecories : Brupa grafity tidak brtanggung jawab dri skelompok org. Pernah juga ditempeli tanduk2 kerucut dri kertas d spanjang badan helm. Sehingga helmku lebih mirip punggung Stegosaurus ketimbang kepala landak Sonic.

* Kondisi Internal

- Derajat keasaman : Memiliki pH 2,3 (sangat asam). Disebabkan oleh campuran bau wax, bau iler, bau jigong mulutku, bau walang sangit yg smpat bermukim dsana, bau bakteri yg hidup nyaman karena gak prnah djemur, bau bekas terjadinya kubangan kerbau stelah terjadi hujan lebat.

- Suhu : 30 drajat celcius

- Kadar udara : Asam sulfida (H2S) 75%, Oksigen 20%, TNT 5%.. (sangat pengap, bau, dan mudah meledak)

- Persenjataan : Helm ini bisa difungsikan sbagai bom udara yg efeknya lebih dashyat daripada bom atom "Little Boy" yg dijatuhkan oleh pesawat Enola Gay di kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Di dalam helm ini terjadi reaksi fusi atom, penggabungan atom sulfur dgn 2 atom hidrogen menjadi senyawa H2S dalam jumlah besar. Efek ledakannya akan menyebabkan radiasi bau busuk dgn radius 100 km selama 100 tahun dan bisa menyebabkan ratusan orang pingsan selama 5 tahun dan muntah-muntah di 95 tahun berikutnya.

Jdi kesimpulannya helm ini sangat mematikan, hanya org2 terpilih yg bisa memakainya. Karena itulah tidak ada org yg mau mencuri helm ini. Kalaupun ada, itu mungkin org gila, dan gak lama kemudian mreka akan pingsan mnikmati kedashyatan helm legendaris itu.


B. Fungsi Helm Legendaris BRX :

Karena helm ini tidak layak pakai, dan mempunyai standart keamanan yang sangat rendah. Jadi helm ini sudah bergeser dari fungsinya sebagai pelindung kepala saat berkendara. Jadi, setelah diteliti dari Balai Laboratorium Penelitian Helm milik Rottens, didapat fungsi2 helm ini tidak layak sebagai pelindung kepala, namun mempunyai fungsi lain yaitu :

  1. Sebagai Pelengkap Persyaratan Berkendara

Bahasany trdengar rumit.. hahaha.. Intinya biar kita tidak kena tilang dri pak Polisi.

  1. Sebagai Ajang Kreatifitas Remaja dalam Seni

Lebih tepatnya sebagi tempat temanku menyalurkan hobi corat-coretnya. Bisa dbilang helmku nie adalah dinding portable yg harus rela dihiasi Grafitty dri temen2ku.

Ada yang nyorat-nyoret pakai pulpen, crayon, spidol papan, spidol marker, tipe-x, dan gak tanggung2 make Cat Semprot. Yang ditulis pun gak tanggung2, ada yg nulis namaku, nama mereka, nama ejekanku, nama guru, istilah porno, nama ideologi, nama parpol, dll. Ada yg gambar bibirku, gambar mukaku, gambar “titit”, dll. Gak cuma di badan helmnya, sampai kaca helm pun menjadi korban corat-coret. Tpi gak brtahan lama, karena stelah itu aku bersihkn pakai tinner.

Yang paling parah tu adalah gambar jantung warna pink n bibir yang jumlahnya mpe puluhan, kayak cacar d helmku. Dan parahnya dibuat pas pulang skul, gak sempet dbersihin, trpaksa aq bawa djalanan dgn kondisi sperti itu. Dan tiba2 saat lampu merah d prsimpangan, semua mata org trtuju di satu benda, yaitu helmku. Wuih norak abis. Jdi pusat perhatian sejenak.

  1. Sebagai Ajang Penyaluran Hobi Remaja dlm Berolahraga.

Lebih tepatnya helmku djadiin Bola Basket. Yupz, dgn hebatnya helmku diambil, trus dlempar tangkap d lap.basket dan dimasukkan k dalam ring. Setelah puas brmain, mreka menjemur helmku d tengah lapangan. Thx bgt krena udah peduli dgn menjemur helmku d lapangan. Gyahaha..

  1. Sebagai Alat Taruhan.

Di kelas sewaktu SMA. Trdapat brbagai macam prmainan yg kita mainkan. Ada kartu capsa, 41, minum, domino, bingo, dll. Namun taruhannya cuma satu, yaitu Memakai Helmku minimal 60 detik mpe 3 menit. Gyahaha... gak bsa dbayangkan ada yg mmakai helmku yg superbau, dgn derajat ke-bau-an 90% yg mmbuat bau kentut hewan sigung pun gak ada artinya. Bahkan ada taruhan yg bsa memakai helmku selama 1 jam bakal dtraktir di kantin, kecuali aku tentunya. Komentar mreka yg telah memakai helmku ada brmacam2 :

- “Waaaaa” (kabur) = blum ada 5 detik

- “Uweekkkk” = bgi yg mmakai setelah 30 detik

- “Hoh..hoh..hoh..” (kehilangan kesadaran) = d atas 60 detik

  1. Sebagai Penggantiku saat Berfoto

Dulu aku org yang males berfoto, bahkan ikutan Masyarakat Anti Kamera (Mantra). Alhasil dulu jumlah foto helmku lebih banyak ketimbang jumlah fotoku. (bagi yg masih nyimpen foto helmku di ujung sapu pas foto bareng2, d share ya)

C. Selain itu helmku mempunyai kelebihan yaitu :

  1. Pernah DiTandatangani Artis

Helm ini pernah dibubuhi Tanda Tangan artis nasional yaitu Hedi Yunus (Kahitna). Mungkin ini helm pertama dan satu2ny yg ditandatangani Hedi Yunus. Namun sayangnya krena mendadak, waktu tu tanda tangannya mmakai spidol boardmarker, blum sejam udah luntur. Tpi bangga juga helmku prnah dpegang Hedi Yunus, dan mungkin mrupakan kesialan bagi Hedi Yunus krena telah megang helmku. Hahaha..

Selain itu helm ini juga telah dibubuhi tanda tangan calon org terkenal, seperti GusAgunk (guru besar Rottens, calon gubernur d masa depan) dan Praba (Calon artis bali trkenal). gyahaha..

  1. Memiliki Sistem Anti Maling

Helm ini memiliki sistem anti maling sendiri, yaitu baunya yg maha dashyat. Seperti bau mulutnya SpongeBob pas makan es krim bawang+kacang. Hanya org gila yg mau mencuri helm kyk gini.

  1. Mampunyai ilmu Halimun

Helm ini bisa mnghilang dan brpindah tempat tanpa spengetahuanku. Biasanya aq dateng ke kelas naruh helm di samping tas, Tapi pas pulang skul, nie helm bisa brpindah tempat, kadang di atap, kadang di tengah lap.basket, di bawah meja guru, di kelas lain, di semak2, d ranting pohon, d tiang bendera, d kipas angin, dll. Seperti pendekar yg punya ilmu halimun.


Begitulah sekilas cerita mngenai helmku yang legendaris ini. Sekedar mengenang nostalgia masa SMA.

Helm ini skarang telah aku pensiunkan (gak aku kasi tunjangan pensiun lho). Dan di museumkan. Bagi yg ingin menjenguk Helm legendaris ini silakan brkunjung di Museum Sempreet, dgn tiket US$ 50 unt wisatawan asing, dan Rp.70.000 unt wisatawan lokal.



Read More... Readmore »

Minggu, 20 September 2009

OTAKU, Komunitas Pecinta Anime di Jepang, Orang Pacaran dengan Bantal



Orang berpacaran dengan bantal. Sebuah berita yang terdengar aneh namun ini adalah fakta. Disini mungkin terdengar aneh, namun di Jepang ini adalah hal yang biasa. Berita ini pertama kali saya dengar dari cerita teman saya yang kebetulan pernah membaca artikel ini di Kompas. Karena tertarik, akhirnya saya search di website kompas dan memang benar adanya.

Bagi segelintir orang-orang tertentu di Jepang, menjalin hubungan dengan orang lain (entah itu sekedar berkencan ataupun berpacaran dengan serius) adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Entah karena sibuk dengan kegiatannya atau karena tidak ada yang mau dengannya.

Untuk itulah, orang-orang kesepian ini (baik pria maupun wanita) di negara ini berimajinasi dengan menciptakan hubungan dengan tokoh-tokoh populer yang ada dalam film anime atau komik manga. Subkultur ini dikenal dengan nama “Otaku”.



Sekilas mengenai Otaku, Otaku adalah sebuah istilah dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi atau sebagai kata ganti orang kedua yang paling sopan dalam bahasa Jepang, setara dengan kata "Anda" dalam bahasa Indonesia. Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku. (source : Wikipedia). Sebenarnya istilah Otaku ini sendiri masih simpang siur.

Pada umumnya, sebagian besar dari komunitas Otaku meyakini bahwa bantal guling yang digambari wajah tokoh animasi merupakan kekasihnya. Terkadang pria-pria kesepian Jepang yang belum mendapatkan kekasih yang nyata, membawa ”pacar animasi” mereka dalam bentuk bantal, keluar jalan-jalan seolah-olah sedang berkencan.

Contoh seorang Otaku adalah Nisan (37 tahun) yang memiliki pacar sebuah bantal guling yang digambar tokoh animasi bernama Nemutan. Dia menyebut hubungan dengan otaku adalah hubungan dua dimensi. Walaupun sebenarnya dia berharap memiliki pacar dan menikah dengan perempuan asli.

Contoh lain seorang Otaku adalah Masa (Pria Jepang berumur 32 Tahun) yang memiliki pacar sebuah boneka dengan wajah tokoh anime wanita dan berukuran seperti orang dewasa. Masa mengatakan bahwa wajah boneka itu adalah wanita impiannya. Saking tertariknya dengan Anime, Masa juga senang berkunjung ke kafe dimana pelayan wanitanya (waitress) berpakian seperti tokoh anime/manga jepang.


Apapun itu, mungkin disana sudah menjadi suatu hobi atau kebudayaan. Mungkin terdengar aneh disini. Tapi itulah kenyataannya. Banyak hal yang unik dan menarik yang belum kita ketahui di luar sana.

Read More... Readmore »

Sabtu, 12 September 2009

Sejarah Rivalitas Real Madrid dan Barcelona





Pernahkah Anda mendengar EL-Clasico. El-Clasico adalah partai Big Match klasik La Liga Spanyol yg mempertemukan dua klub besar yaitu Real Madrid dengan Barcelona. Partai El-Clasico ini dari jaman dahulu sampai sekarang merupakan partai yang sangat menarik dan menyajikan pertandingan yang atraktif dengan suasana yang “panas” akibat rivalitas kedua klub.


Real Madrid adalah klub yang didirikan di kota Madrid (Ibu kota Spanyol) pada 6 Maret 1902. Sedangkan Barcelona adalah sebuah klub yg didirikan di kota Barcelona (ibu kota wilayah otonomi Catalunia) pada 29 November 1899 oleh Hans Gamper, seorang berkebangsaan Swiss. Pada awal pembentukannya, Barcelona dihuni oleh pemain-pemain yang berasal dari Swiss, Inggris, dan Catalonia sedangkan Real Madrid lebih banyak dihuni pemain asli spanyol.


Awal permusuhan Barcelona dengan Real Madrid berawal dari masa pemerintahan Jenderal Fransisco Franco sebagai penguasa Spanyol. Sekilas mengenai Franco, dia adalah seorang diktator fasis yang merebut kekuasaan di Spanyol pada 1939 setelah kaum nasionalis (dgn bantuan Nazi jerman dan Fasis Italia) mengalahkan kaum Republikan (dgn bantuan komunis Sovyet) pada perang saudara di Spanyol. Barcelona adalah ibukota dari provinsi otonomi Catalonia. Sebagian besar penduduk Barcelona berasal dari bangsa Catalan dan Basque, dengan menggunakan bahasa daerah Catalan. Sampai saat ini bangsa Catalan ini menganggap diri mereka bukan bagian dari Spanyol dan menganggap Spanyol sebagai penjajah mereka.

Pada masa pemerintahan Jenderal Franco, sebagai orang beraliran Fasis, dia melarang penggunaan bendera dan bahasa daerah Catalan. Barcelona kemudian menjadi satu-satunya tempat dimana orang-orang Catalan dapat berkumpul dan berbicara dengan bahasa daerah mereka. Hal ini membuat Franco geram. Tindakan Franco selanjutnya lebih brutal. Pada tahun 1936, Presiden Barcelona Joseph Sunol tewas dibunuh oleh pihak militer. Pada tahun 1938, sebuah bom dijatuhkan di FC Barcelona Social Club atas perintah Franco. Di dalam lapangan, pada tahun 1941, Franco menyuruh pemain Barcelona untuk kalah dari Real Madrid di bawah ancaman militer (waktu itu Real Madrid adalah klub kebanggaan Franco). Dan hasilnya Barcelona kalah dan gawang mereka kemasukan 11 gol dari Real Madrid. Sebagai bentuk protes, Barcelona lalu bermain serius dalam 1 serangan dan mencetak 1 gol. Skor akhir adalah 11-1. Namun 1 gol dari Barcelona itu membuat Franco kesal. Hal yang aneh pun terjadi, kiper Barcelona dijatuhi tuduhan “pengaturan pertandingan” dan dilarang untuk bermain sepakbola lagi seumur hidupnya.

Sejak saat itu Barcelona menjadi klub yg menjadi simbol perlawanan Catalonia terhadap Franco dan Spanyol pada umumnya. Ada juga klub-klub lain dari Catalonia seperti Athletic Bilbao dan Espanyol. Athletic Bilbao sampai sekarang tetap pada idealismenya yaitu hanya merekrut pemain-pemain asli Basque, namun dari segi prestasi jauh di bawah prestasi Barcelona. Sementara yang dijadikan simbol musuh tentu saja adalah Real Madrid yang notabene adalah klub kesayangan Franco. Inilah awal mula Rivalitas Real Madrid dgn Barcelona.

Rivalitas kedua klub ini juga memunculkan suatu istilah “transfer berbahaya” yaitu pindah dari Barcelona ke Real Madrid, dan pemain yang melakukannya biasa disebut “Pengkhianat”. Pemain pertama yang melakukan transfer berbahaya ini pada tahun 1929an adalah kiper legendaris Ricardo Zamora (namanya diabadikan sebagai nama piala penghargaan untuk kiper terbaik liga spanyol tiap tahunnya). Selain itu ada juga nama lain yang lebih anda kenal seperti Luis Figo dan Ronaldo.

Sampai saat ini, di Tahun 2009. Persaingan antara Real Madrid dgn Barcelona semakin seru dan panas. Real Madrid melakukan transfer besar-besaran dgn merekrut Kaka, Cristiano Ronaldo, dan nama besar lainnya. Sedangkat Barcelona menggaet striker haus gol Zlatan Ibrahimovic. Jadilah partai El-Classico musim 2009-2010 ini semakin menarik untuk ditonton. Karena menjadi ajang pertarungan pemain-pemain terbaik di dunia. Tiga diantaranya adalah yg terbaik yaitu Kaka, C.Ronaldo, dan Messi.

Sampai berita ini diturunkan (12 september 2009) rekor kemenangan kedua tim di El Clasico adalah 68 kemenangan untuk Madrid dan 60 kemenangan untuk Barcelona dan 30 sisanya berakhir draw. Kita tunggu saja siapa yang keluar sebagai pemenang El Classico selanjutnya.
Read More... Readmore »

Jumat, 14 Agustus 2009

Wisata ke SANUR VILLAGE FESTIVAL 2009


Setelah puas berwisata ke Ubud, kami merencanakan lagi suatu wisata untuk mengisi waktu liburan. Akhirnya kami memutuskan untuk tujuan selanjutnya adalah mengunjungi Sanur Village Festival (SVF 2009). Walaupun cuma 6 orang yg ikut serta, tapi rencana kami tetap jalan, dan akhirnya pada hari Kamis tgl 14 Agustus 09 kami berangkat menuju SVF 09.

Sebelum saya menceritakan tentang apa saja yg kami lakukan disana, sekilas saya ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu Sanur Village Festival.

Sanur Village Festival adalah suatu event tahunan yg rutin diadakan di Sanur. SVF ini merupakan event yang diprakarsai oleh komunitas masyarakat Sanur, melalui Yayasan Pembangunan Sanur. SVF ini pertama kali diadakan pada tahun 2006, pada awal mulanya ini SVF masih sepi peminat, banyak yg pesimistis bahwa event ini dapat berlangsung sesuai yg diharapkan, sehingga dukungan sponsor pun sedikit. Namun sejak tahun ke-3 (thn 2008) yg bertepatan dgn program Visit Indonesia Years 2008, acara SVF ini berlangsung dgn sukses dan sesuai dgn harapan. Event SVF ini akhirnya dapat menarik minat sponsor dan didukung sepenuhnya oleh Pemkot Denpasar. Tujuan diselenggarakannya SVF ini adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Bali pada umumnya atau ke Sanur pada khususnya dan memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.

Untuk Sanur Village Festival 2009 ini masih diselenggarakan di area Mertasari Beach, Sanur. Ini adalah SVF tahun yang keempat. Acara ini digelar dari tanggal 12-16 Agustus 2009. Tagline SVF 2009 ini adalah ”The New Spirit of Heritage” dan mengusung tema “Marine Life” (Kehidupan Bahari). SVF 2009 ini lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena terdapat lebih banyak kegiatan. Kegiatan yang dihelat pada SVF 2009 ini adalah bazzar dan festival makanan, olahraga air (water sport), lomba memasak tahunan dri ICA (International Chefs Association), festival layang-layang (kites), festival jazz, festival bawah laut, yoga massal, pameran kartun internasional, pameran bonsai dan adenium, sepeda santai, pameran budaya, kompetisi golf, kontes fotografi, model dan fashion show, beberapa kesenian tari dan musik, basket, sepakbola, fun games, dan masih banyak lagi. Dan yang pasti acara ini GRATIS or FREE.

Setelah saya menjelaskan sekilas mengenai SVF, sekarang saatnya saya menceritakan serunya kunjungan kami di SVF 2009 ini.


* Perjalanan menuju lokasi SVF 2009 (03.55 pm)

Sesuai rencana awal, kami berkumpul terlebih dahulu jam 3 di rumah teman kami (sebut saja Arman). Dasar kita nya jam karet, akhirnya perjalanan tertunda 1 jam. Dri rencana jam 03.00 berangkat, jadinya berangkat jam 03.55 (sesuai jam d ponsel). Dan yg lebih menyebalkan lagi, dari 20 org yg diajak ikut serta, cuma 6 orang saja yg datang. Walaupun cuma 6 org, rencana kami tetap dilanjutkan. Yg lebih heboh lagi, diantara kami berenam, gak ada satu pun yg tau lokasi acara. Ya udah kita mengikuti naluri aja, kalo tersesat ya tanya org d pinggir jalan. Dan syukurnya kami sampai dgn selamat k tempat tujuan, tanpa bertanya sedikit pun, hanya mengikuti naluri dan papan petunjuk arah d jalan.. hehehe.. Dan ingat, event ini FREE.. aMpe parkir pun gratis.


* Masuk ke dalam lokasi SVF (04.10 pm)

Masuk ke area dalam SVF ternyata pengamanannya sangat ketat (maklumlah, berkaca dari kejadian teror yang telah menimpa kita, aparat kita tentu tidak mau kecolongan lagi). Begitu masuk, tas kami langsung digeledah, terus kami melewati security gate, dan terakhir kami diperiksa dengan Garrett. Wew, salut dgn pengamanannya. Setelah masuk ke area SVF, hal pertama yg kami temui adalah… What ?? Toilet ? jahahaha… ternyata kami masuk lewat pintu belakang. Hebatnya ternyata pintu depan dan belakang dijaga sama ketatnya. Disana terdapat 4 toilet umum yg cukup higienis, dan tidak dipunggut bayaran.

Akhirnya kita sampai juga di stand bazzar dan pameran. Disini terdapat berbagai macam kesenian. Ada baju tradisional dari negara luar (Thailand, jepang, Uzbekistan, korea, dll). Ada pula stand bazzar yg menyajikan benda yg berhubungan dengan Bruce Lee. Seperti baju, double stick, dll. Ada pula stand furniture kayu yang sangat eksotik.
Namun yang paling menarik perhatian saya adalah stand kerajinan tangan dari barang bekas. Barang bekas terutama dari kayu diolah sedemikian rupa menjadi kerajinan seperti aneka miniatur yg menggambarkan kehidupan rakyat Indonesia dan bidak catur yang terasa lebih hidup. Untuk miniatur ini dijual dengan harga Rp.50.000,-. Untuk caturnya saya lupa bertanya harganya. Adapun yang paling menarik adalah miniatur orang yang sedang melukis, disini anda dapat meminta perajin untuk melukis wajah anda pada kanvas yang semula dikosongkan.



Selanjutnya kami beranjak ke stand festival bonsai. Wew, bonsai yang dipamerkan disana sangat eksotik. Mulai dari yang paling kecil sampai yang paling besar. Tak jauh dari sana adalah stand festival Adenium. Adenium yang dipamerkan benar-benar menarik. Ada yang dibentuk menjadi gajah, naga, ikan, keong, dll.





Tak jauh dari sana, di stage lainnya kita dapat menyaksikan kompetisi memasak tahunan dari ICA.

* Menuju Beach Area SVF 2009

Setelah puas melihat-lihat di dalam, ternyata ada sesuatu di langit yang lebih menarik perhatian kami. Ya, itu adalah layang-layang. Festival layang-layang ini dilaksanakan di areal pantai (beach area) dari SVF 2009 ini. Terdapat banyak layang-layang dari berbagi macam negara. Banyaknya layang-layang menambah semarak warna-warni di langit. Layang-layang ada yang berbentuk beruang teddy, ular cobra dikejar piranha (?), gurita, wayang, kuda laut, lele (?), kapal layar, dll.



Di beach area ini juga terdapat kompetisi streetball basket. Selain itu juga dilaksanakan kompetisi olahraga air seperti windsurfing dan festival bawah air. Bagi yang kelaparan atau kehausan tidak usah khawatir, disini dijajakan berbagai macam makanan dan minuman dengan harga sangat terjangkau, seperti es kelapa muda, sate laut, lumpia, bakso, jagung bakar, dll. Selain itu bagi yang ingin bermain kano, di pantai ini terdapat penyewaan kano dengan harga mulai dari Rp.5000,-


* Menuju main stage SVF 2009

Setelah puas menyaksikan layang-layang di beach area. Selanjutnya kami kembali ke area dalam SVF 2009. Sampailah kami di Main Stage SVF 2009, saat itu di main stage sedang diadakan fashion show, modeling dan tari-tarian. Tidak lama kemudian, perut kami mulai bergejolak, lapar dan haus. Stand makanan di area dalam SVF tergolong mahal. Bayangkan, hampir semua stand mematok harga bule (sangat berbeda dgn d area pantai tadi). Air mineral saja dijual dgn harga Rp.5000,-. Mengingat event ini cuma sekali setahun, biar ada kenangan, kami memutuskan untuk mencicipi salah satu makanan, yang paling murah yg kami lihat adalah pizza dgn harga Rp.15.000,-. Sambil makan, kami menikmati hiburan yang disajikan di main stage seperti dance dan atraksi yoga. Selesai makan, masalah pun berlanjut. Ya, kami kehausan. Tidak mungkin membeli minuman disana karena harganya di atas normal, masa harus keluar lagi ke beach area cuma unt membeli minum yg murah. Namun ternyata ada stand yang menjual minuman softdrink dgn harga miring. Wah terselamatkan deh. Bahkan harganya lebih murah dari minimarket dekat rumah saya.

Setelah menghilangkan rasa haus dan lapar, kami melanjutkan berkeliling di area dalam SVF. Disana terdapat area Fun Games. Disini anda dapat mencoba berbagai macam games berhadiah. Games yang terdapat disini adalah Minigolf, lempar gelang, lempar bola, menembak, dll. Tarifnya cuma Rp.1000,- tiap permainan. Selain itu bagi putra-putri anda yang ingin membeli mainan, disini terdapat bazzar mainan yg menjajakan aneka mainan anak.

Terakhir kami mengunjungi stand Bogbog. Anda pasti sudah mengenal bogbog, icon kartun dari Bali. Disini anda dapat membeli segala souvenir Bogbog. Selain itu dijual juga lukisan kartun bogbog dengan harga Rp.1.500.000,- tiap lukisan.

* Pulang ke rumah (06.45 pm)

Hari sudah semakin malam, kita memutuskan untuk pulang ke rumah. Dan sekali lagi, untuk masuk ke SVF ini gratis tidak dipunggut bayaran, Free !!


Itulah sepenggal kisah perjalanan kami ke Sanur Village Festival (SVF) 2009 di pantai Mertasari Sanur. Kunjungan wisata yang benar-benar menyenangkan. Sangat sayang bila dilewatkan untuk sebuah event yang tidak dipunggut bayaran. Semoga dengan event rutin seperti SVF ini, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Bali sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.


********************************
by Cebz
********************************
images : Angga, Rendra, Arman
********************************


Read More... Readmore »

Senin, 10 Agustus 2009

WISATA KE UBUD




Jumat lalu tanggal 31 Juli 09, saya & tmen2 (SeMpReeT crew) mengadakan reuni (?) SMA di Ubud. Acara utamanya sih manggang. Tapi acara manggang kurang lengkap rasanya kalo tidak di dahului dgn acara jalan-jalan menikmati indahnya pemandangan dan objek wisata di Ubud.

Ubud adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gianyar. Lokasinya sekitar 30 km di utara kota Denpasar. Ubud merupakan objek wisata yang sudah terkenal hingga ke luar negeri. Yang menarik dari Ubud adalah pemandangan dan suasananya yg masih natural (didominasi oleh sawah dan sungai) membuat kita merasa tenang. Selain itu Ubud dikenal karena seni dan budayanya. Di Ubud terdapat banyak galeri / museum seni, art shop, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa.



Rencananya kita akan mengawali acara wisata ke Ubud ini dengan makan (ya maklum laper…), mengunjungi museum, menyewa sepeda gayung, dan di akhiri dengan manggang ikan.




a. Makan, makan, makan


Mencari tempat makan di Ubud tidaklah sulit. Harganya juga relatif terjangkau. Perhentian kami jatuh kepada Warung Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku. Warung nasi ini cukup terkenal. Menunya cuma satu yaitu nasi campur (ayam, kacang goreng, telur, sate, kacang panjang, sambal matah). Harganya sekitar Rp.10.000,- / porsi (kecuali kalo kamu perut karung mungkin bakan nambah). Tapi hati-hati bagi yang tidak suka pedas (seperti saya contohnya). Karena menu yang disajikan tadi sangat pedas, lebih baik anda meminta lauk yang tidak pedas, maka anda akan diberi menu berupa kulit goreng, telur, dan kacang.


Kalo masih kurang sreg, masih ada tempat makan lain, yaitu Warung Babi Guling Bu Oka. Letaknya dekat dgn pasar Ubud. Menunya ya Babi guling, dgn harga sekitar 25 ribu rupiah per porsi.


b. Museum ARMA


Puas makan, akhirnya kita melanjutkan wisata kita di Ubud. Terjadi debat alot untuk menentukan tempat mana yg dipilih. Ada banyak objek wisata di Ubud, contohnya Museum Blanco, Museum Rudana, Wanara Wana (monkey forest), Puri Agung Ubud, Botanical Garden, dll. Setelah sempat transit sebentar (lebih tepatnya kesasar) di Museum Blanco dan Monkey Forest, akhirnya diputuskan untuk mengunjungi Museum ARMA.


ARMA adalah singkatan dari Agung Rai Museum of Art. Tiket masuk Museum ARMA adalah Rp.25.000,-/person (kebetulan waktu tu dpet diskon, jdiny cma bayar 20 rbu) dan mendapat voucher gratis minum kopi/teh. Museum ARMA bukan cuma sekedar museum lukisan biasa. Museum ini terdiri dari Galeri lukisan, Open Stage (untuk pertunjukan), Perpustakaan, Bale gong, Café ARMA, restoran, Warung Kopi, dan Kokokan Hotel (bagi yang ingin menginap disana). Selain itu Museum ARMA juga memiliki taman yang sangat indah, bahkan jembatan di taman itu dijadikan tempat foto berbagai model internasional.
Lukisan yang terdapat di Museum ARMA berupa lukisan klasik Kamasan, lukisan dari pelukis Bali dan luar negeri, dan juga lukisan dari pelukis terkenal seperti Raden Saleh, Walter Spies, Blanco, dll. Selain itu menurut salah satu pegawai museum, museum ARMA juga membuka kursus gamelan dan tari Bali bagi anak-anak tanpa dipunggut bayaran dan juga latihan Yoga gratis bagi siapa saja yang ingin.


c. Naik Sepeda Yukz


Setelah mengunjungi museum, acara dilanjutkan dengan naik sepeda. Sebelumnya kita harus menyewa sepeda gayung. Disana banyak terdapat rental sepeda. Setelah mencari akhirnya dapat juga rental sepeda (lupa namanya, tapi letaknya di utara dekat warung babi guling bu oka). Harganya Rp.10.000,-/sepeda (dan setelah menawar lagi akhirnya dapet 5000 per sepeda). Enak juga bersepeda di Ubud, selain badan jadi sehat, kita juga dapat menikmati alam pedesaan Ubud yang asri. Sawah-sawahnya masih hijau dan udaranya masih segar.


d. Akhirnya… Manggang…


Acara terakhir sekaligus acara utama adalah manggang. Yup, setelah capek bersepeda, perut perlu diisi lagi toh. Acara manggang dilakukan di villa teman saya di Ubud (thx ya). Ini adalah acar manggang terpuas karena porsinya lebih banyak daripada acara manggang sebelumnya. Bayangkan 1 orang dapet nasi, sayur, ikan kenyar, kerang 2 ekor, cumi 2 ekor, dan sosis. Yummy, sedapny maknyusss….



Itulah sepenggal kisah saya saat berwisata ke Ubud. Pengen ja berbagi pengalaman dan asyiknya wisata di Ubud. Jadi Ubud gak kalah sama Kuta, Nusa dua, ato Sanur. Yang penting di sini budayanya masih terjaga dengan baik. Jadi harapan saya semoga Ubud ke depan dapat mempertahankan kelestarian alam dan budayanya.




********
by cebZ
********
images by angga
Read More... Readmore »