Minggu, 20 September 2009

OTAKU, Komunitas Pecinta Anime di Jepang, Orang Pacaran dengan Bantal



Orang berpacaran dengan bantal. Sebuah berita yang terdengar aneh namun ini adalah fakta. Disini mungkin terdengar aneh, namun di Jepang ini adalah hal yang biasa. Berita ini pertama kali saya dengar dari cerita teman saya yang kebetulan pernah membaca artikel ini di Kompas. Karena tertarik, akhirnya saya search di website kompas dan memang benar adanya.

Bagi segelintir orang-orang tertentu di Jepang, menjalin hubungan dengan orang lain (entah itu sekedar berkencan ataupun berpacaran dengan serius) adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Entah karena sibuk dengan kegiatannya atau karena tidak ada yang mau dengannya.

Untuk itulah, orang-orang kesepian ini (baik pria maupun wanita) di negara ini berimajinasi dengan menciptakan hubungan dengan tokoh-tokoh populer yang ada dalam film anime atau komik manga. Subkultur ini dikenal dengan nama “Otaku”.



Sekilas mengenai Otaku, Otaku adalah sebuah istilah dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi atau sebagai kata ganti orang kedua yang paling sopan dalam bahasa Jepang, setara dengan kata "Anda" dalam bahasa Indonesia. Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku. (source : Wikipedia). Sebenarnya istilah Otaku ini sendiri masih simpang siur.

Pada umumnya, sebagian besar dari komunitas Otaku meyakini bahwa bantal guling yang digambari wajah tokoh animasi merupakan kekasihnya. Terkadang pria-pria kesepian Jepang yang belum mendapatkan kekasih yang nyata, membawa ”pacar animasi” mereka dalam bentuk bantal, keluar jalan-jalan seolah-olah sedang berkencan.

Contoh seorang Otaku adalah Nisan (37 tahun) yang memiliki pacar sebuah bantal guling yang digambar tokoh animasi bernama Nemutan. Dia menyebut hubungan dengan otaku adalah hubungan dua dimensi. Walaupun sebenarnya dia berharap memiliki pacar dan menikah dengan perempuan asli.

Contoh lain seorang Otaku adalah Masa (Pria Jepang berumur 32 Tahun) yang memiliki pacar sebuah boneka dengan wajah tokoh anime wanita dan berukuran seperti orang dewasa. Masa mengatakan bahwa wajah boneka itu adalah wanita impiannya. Saking tertariknya dengan Anime, Masa juga senang berkunjung ke kafe dimana pelayan wanitanya (waitress) berpakian seperti tokoh anime/manga jepang.


Apapun itu, mungkin disana sudah menjadi suatu hobi atau kebudayaan. Mungkin terdengar aneh disini. Tapi itulah kenyataannya. Banyak hal yang unik dan menarik yang belum kita ketahui di luar sana.

Read More... Readmore »

Sabtu, 12 September 2009

Sejarah Rivalitas Real Madrid dan Barcelona





Pernahkah Anda mendengar EL-Clasico. El-Clasico adalah partai Big Match klasik La Liga Spanyol yg mempertemukan dua klub besar yaitu Real Madrid dengan Barcelona. Partai El-Clasico ini dari jaman dahulu sampai sekarang merupakan partai yang sangat menarik dan menyajikan pertandingan yang atraktif dengan suasana yang “panas” akibat rivalitas kedua klub.


Real Madrid adalah klub yang didirikan di kota Madrid (Ibu kota Spanyol) pada 6 Maret 1902. Sedangkan Barcelona adalah sebuah klub yg didirikan di kota Barcelona (ibu kota wilayah otonomi Catalunia) pada 29 November 1899 oleh Hans Gamper, seorang berkebangsaan Swiss. Pada awal pembentukannya, Barcelona dihuni oleh pemain-pemain yang berasal dari Swiss, Inggris, dan Catalonia sedangkan Real Madrid lebih banyak dihuni pemain asli spanyol.


Awal permusuhan Barcelona dengan Real Madrid berawal dari masa pemerintahan Jenderal Fransisco Franco sebagai penguasa Spanyol. Sekilas mengenai Franco, dia adalah seorang diktator fasis yang merebut kekuasaan di Spanyol pada 1939 setelah kaum nasionalis (dgn bantuan Nazi jerman dan Fasis Italia) mengalahkan kaum Republikan (dgn bantuan komunis Sovyet) pada perang saudara di Spanyol. Barcelona adalah ibukota dari provinsi otonomi Catalonia. Sebagian besar penduduk Barcelona berasal dari bangsa Catalan dan Basque, dengan menggunakan bahasa daerah Catalan. Sampai saat ini bangsa Catalan ini menganggap diri mereka bukan bagian dari Spanyol dan menganggap Spanyol sebagai penjajah mereka.

Pada masa pemerintahan Jenderal Franco, sebagai orang beraliran Fasis, dia melarang penggunaan bendera dan bahasa daerah Catalan. Barcelona kemudian menjadi satu-satunya tempat dimana orang-orang Catalan dapat berkumpul dan berbicara dengan bahasa daerah mereka. Hal ini membuat Franco geram. Tindakan Franco selanjutnya lebih brutal. Pada tahun 1936, Presiden Barcelona Joseph Sunol tewas dibunuh oleh pihak militer. Pada tahun 1938, sebuah bom dijatuhkan di FC Barcelona Social Club atas perintah Franco. Di dalam lapangan, pada tahun 1941, Franco menyuruh pemain Barcelona untuk kalah dari Real Madrid di bawah ancaman militer (waktu itu Real Madrid adalah klub kebanggaan Franco). Dan hasilnya Barcelona kalah dan gawang mereka kemasukan 11 gol dari Real Madrid. Sebagai bentuk protes, Barcelona lalu bermain serius dalam 1 serangan dan mencetak 1 gol. Skor akhir adalah 11-1. Namun 1 gol dari Barcelona itu membuat Franco kesal. Hal yang aneh pun terjadi, kiper Barcelona dijatuhi tuduhan “pengaturan pertandingan” dan dilarang untuk bermain sepakbola lagi seumur hidupnya.

Sejak saat itu Barcelona menjadi klub yg menjadi simbol perlawanan Catalonia terhadap Franco dan Spanyol pada umumnya. Ada juga klub-klub lain dari Catalonia seperti Athletic Bilbao dan Espanyol. Athletic Bilbao sampai sekarang tetap pada idealismenya yaitu hanya merekrut pemain-pemain asli Basque, namun dari segi prestasi jauh di bawah prestasi Barcelona. Sementara yang dijadikan simbol musuh tentu saja adalah Real Madrid yang notabene adalah klub kesayangan Franco. Inilah awal mula Rivalitas Real Madrid dgn Barcelona.

Rivalitas kedua klub ini juga memunculkan suatu istilah “transfer berbahaya” yaitu pindah dari Barcelona ke Real Madrid, dan pemain yang melakukannya biasa disebut “Pengkhianat”. Pemain pertama yang melakukan transfer berbahaya ini pada tahun 1929an adalah kiper legendaris Ricardo Zamora (namanya diabadikan sebagai nama piala penghargaan untuk kiper terbaik liga spanyol tiap tahunnya). Selain itu ada juga nama lain yang lebih anda kenal seperti Luis Figo dan Ronaldo.

Sampai saat ini, di Tahun 2009. Persaingan antara Real Madrid dgn Barcelona semakin seru dan panas. Real Madrid melakukan transfer besar-besaran dgn merekrut Kaka, Cristiano Ronaldo, dan nama besar lainnya. Sedangkat Barcelona menggaet striker haus gol Zlatan Ibrahimovic. Jadilah partai El-Classico musim 2009-2010 ini semakin menarik untuk ditonton. Karena menjadi ajang pertarungan pemain-pemain terbaik di dunia. Tiga diantaranya adalah yg terbaik yaitu Kaka, C.Ronaldo, dan Messi.

Sampai berita ini diturunkan (12 september 2009) rekor kemenangan kedua tim di El Clasico adalah 68 kemenangan untuk Madrid dan 60 kemenangan untuk Barcelona dan 30 sisanya berakhir draw. Kita tunggu saja siapa yang keluar sebagai pemenang El Classico selanjutnya.
Read More... Readmore »

Jumat, 14 Agustus 2009

Wisata ke SANUR VILLAGE FESTIVAL 2009


Setelah puas berwisata ke Ubud, kami merencanakan lagi suatu wisata untuk mengisi waktu liburan. Akhirnya kami memutuskan untuk tujuan selanjutnya adalah mengunjungi Sanur Village Festival (SVF 2009). Walaupun cuma 6 orang yg ikut serta, tapi rencana kami tetap jalan, dan akhirnya pada hari Kamis tgl 14 Agustus 09 kami berangkat menuju SVF 09.

Sebelum saya menceritakan tentang apa saja yg kami lakukan disana, sekilas saya ingin menjelaskan terlebih dahulu mengenai apa itu Sanur Village Festival.

Sanur Village Festival adalah suatu event tahunan yg rutin diadakan di Sanur. SVF ini merupakan event yang diprakarsai oleh komunitas masyarakat Sanur, melalui Yayasan Pembangunan Sanur. SVF ini pertama kali diadakan pada tahun 2006, pada awal mulanya ini SVF masih sepi peminat, banyak yg pesimistis bahwa event ini dapat berlangsung sesuai yg diharapkan, sehingga dukungan sponsor pun sedikit. Namun sejak tahun ke-3 (thn 2008) yg bertepatan dgn program Visit Indonesia Years 2008, acara SVF ini berlangsung dgn sukses dan sesuai dgn harapan. Event SVF ini akhirnya dapat menarik minat sponsor dan didukung sepenuhnya oleh Pemkot Denpasar. Tujuan diselenggarakannya SVF ini adalah untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Bali pada umumnya atau ke Sanur pada khususnya dan memperkenalkan keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia.

Untuk Sanur Village Festival 2009 ini masih diselenggarakan di area Mertasari Beach, Sanur. Ini adalah SVF tahun yang keempat. Acara ini digelar dari tanggal 12-16 Agustus 2009. Tagline SVF 2009 ini adalah ”The New Spirit of Heritage” dan mengusung tema “Marine Life” (Kehidupan Bahari). SVF 2009 ini lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena terdapat lebih banyak kegiatan. Kegiatan yang dihelat pada SVF 2009 ini adalah bazzar dan festival makanan, olahraga air (water sport), lomba memasak tahunan dri ICA (International Chefs Association), festival layang-layang (kites), festival jazz, festival bawah laut, yoga massal, pameran kartun internasional, pameran bonsai dan adenium, sepeda santai, pameran budaya, kompetisi golf, kontes fotografi, model dan fashion show, beberapa kesenian tari dan musik, basket, sepakbola, fun games, dan masih banyak lagi. Dan yang pasti acara ini GRATIS or FREE.

Setelah saya menjelaskan sekilas mengenai SVF, sekarang saatnya saya menceritakan serunya kunjungan kami di SVF 2009 ini.


* Perjalanan menuju lokasi SVF 2009 (03.55 pm)

Sesuai rencana awal, kami berkumpul terlebih dahulu jam 3 di rumah teman kami (sebut saja Arman). Dasar kita nya jam karet, akhirnya perjalanan tertunda 1 jam. Dri rencana jam 03.00 berangkat, jadinya berangkat jam 03.55 (sesuai jam d ponsel). Dan yg lebih menyebalkan lagi, dari 20 org yg diajak ikut serta, cuma 6 orang saja yg datang. Walaupun cuma 6 org, rencana kami tetap dilanjutkan. Yg lebih heboh lagi, diantara kami berenam, gak ada satu pun yg tau lokasi acara. Ya udah kita mengikuti naluri aja, kalo tersesat ya tanya org d pinggir jalan. Dan syukurnya kami sampai dgn selamat k tempat tujuan, tanpa bertanya sedikit pun, hanya mengikuti naluri dan papan petunjuk arah d jalan.. hehehe.. Dan ingat, event ini FREE.. aMpe parkir pun gratis.


* Masuk ke dalam lokasi SVF (04.10 pm)

Masuk ke area dalam SVF ternyata pengamanannya sangat ketat (maklumlah, berkaca dari kejadian teror yang telah menimpa kita, aparat kita tentu tidak mau kecolongan lagi). Begitu masuk, tas kami langsung digeledah, terus kami melewati security gate, dan terakhir kami diperiksa dengan Garrett. Wew, salut dgn pengamanannya. Setelah masuk ke area SVF, hal pertama yg kami temui adalah… What ?? Toilet ? jahahaha… ternyata kami masuk lewat pintu belakang. Hebatnya ternyata pintu depan dan belakang dijaga sama ketatnya. Disana terdapat 4 toilet umum yg cukup higienis, dan tidak dipunggut bayaran.

Akhirnya kita sampai juga di stand bazzar dan pameran. Disini terdapat berbagai macam kesenian. Ada baju tradisional dari negara luar (Thailand, jepang, Uzbekistan, korea, dll). Ada pula stand bazzar yg menyajikan benda yg berhubungan dengan Bruce Lee. Seperti baju, double stick, dll. Ada pula stand furniture kayu yang sangat eksotik.
Namun yang paling menarik perhatian saya adalah stand kerajinan tangan dari barang bekas. Barang bekas terutama dari kayu diolah sedemikian rupa menjadi kerajinan seperti aneka miniatur yg menggambarkan kehidupan rakyat Indonesia dan bidak catur yang terasa lebih hidup. Untuk miniatur ini dijual dengan harga Rp.50.000,-. Untuk caturnya saya lupa bertanya harganya. Adapun yang paling menarik adalah miniatur orang yang sedang melukis, disini anda dapat meminta perajin untuk melukis wajah anda pada kanvas yang semula dikosongkan.



Selanjutnya kami beranjak ke stand festival bonsai. Wew, bonsai yang dipamerkan disana sangat eksotik. Mulai dari yang paling kecil sampai yang paling besar. Tak jauh dari sana adalah stand festival Adenium. Adenium yang dipamerkan benar-benar menarik. Ada yang dibentuk menjadi gajah, naga, ikan, keong, dll.





Tak jauh dari sana, di stage lainnya kita dapat menyaksikan kompetisi memasak tahunan dari ICA.

* Menuju Beach Area SVF 2009

Setelah puas melihat-lihat di dalam, ternyata ada sesuatu di langit yang lebih menarik perhatian kami. Ya, itu adalah layang-layang. Festival layang-layang ini dilaksanakan di areal pantai (beach area) dari SVF 2009 ini. Terdapat banyak layang-layang dari berbagi macam negara. Banyaknya layang-layang menambah semarak warna-warni di langit. Layang-layang ada yang berbentuk beruang teddy, ular cobra dikejar piranha (?), gurita, wayang, kuda laut, lele (?), kapal layar, dll.



Di beach area ini juga terdapat kompetisi streetball basket. Selain itu juga dilaksanakan kompetisi olahraga air seperti windsurfing dan festival bawah air. Bagi yang kelaparan atau kehausan tidak usah khawatir, disini dijajakan berbagai macam makanan dan minuman dengan harga sangat terjangkau, seperti es kelapa muda, sate laut, lumpia, bakso, jagung bakar, dll. Selain itu bagi yang ingin bermain kano, di pantai ini terdapat penyewaan kano dengan harga mulai dari Rp.5000,-


* Menuju main stage SVF 2009

Setelah puas menyaksikan layang-layang di beach area. Selanjutnya kami kembali ke area dalam SVF 2009. Sampailah kami di Main Stage SVF 2009, saat itu di main stage sedang diadakan fashion show, modeling dan tari-tarian. Tidak lama kemudian, perut kami mulai bergejolak, lapar dan haus. Stand makanan di area dalam SVF tergolong mahal. Bayangkan, hampir semua stand mematok harga bule (sangat berbeda dgn d area pantai tadi). Air mineral saja dijual dgn harga Rp.5000,-. Mengingat event ini cuma sekali setahun, biar ada kenangan, kami memutuskan untuk mencicipi salah satu makanan, yang paling murah yg kami lihat adalah pizza dgn harga Rp.15.000,-. Sambil makan, kami menikmati hiburan yang disajikan di main stage seperti dance dan atraksi yoga. Selesai makan, masalah pun berlanjut. Ya, kami kehausan. Tidak mungkin membeli minuman disana karena harganya di atas normal, masa harus keluar lagi ke beach area cuma unt membeli minum yg murah. Namun ternyata ada stand yang menjual minuman softdrink dgn harga miring. Wah terselamatkan deh. Bahkan harganya lebih murah dari minimarket dekat rumah saya.

Setelah menghilangkan rasa haus dan lapar, kami melanjutkan berkeliling di area dalam SVF. Disana terdapat area Fun Games. Disini anda dapat mencoba berbagai macam games berhadiah. Games yang terdapat disini adalah Minigolf, lempar gelang, lempar bola, menembak, dll. Tarifnya cuma Rp.1000,- tiap permainan. Selain itu bagi putra-putri anda yang ingin membeli mainan, disini terdapat bazzar mainan yg menjajakan aneka mainan anak.

Terakhir kami mengunjungi stand Bogbog. Anda pasti sudah mengenal bogbog, icon kartun dari Bali. Disini anda dapat membeli segala souvenir Bogbog. Selain itu dijual juga lukisan kartun bogbog dengan harga Rp.1.500.000,- tiap lukisan.

* Pulang ke rumah (06.45 pm)

Hari sudah semakin malam, kita memutuskan untuk pulang ke rumah. Dan sekali lagi, untuk masuk ke SVF ini gratis tidak dipunggut bayaran, Free !!


Itulah sepenggal kisah perjalanan kami ke Sanur Village Festival (SVF) 2009 di pantai Mertasari Sanur. Kunjungan wisata yang benar-benar menyenangkan. Sangat sayang bila dilewatkan untuk sebuah event yang tidak dipunggut bayaran. Semoga dengan event rutin seperti SVF ini, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke Bali sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.


********************************
by Cebz
********************************
images : Angga, Rendra, Arman
********************************


Read More... Readmore »

Senin, 10 Agustus 2009

WISATA KE UBUD




Jumat lalu tanggal 31 Juli 09, saya & tmen2 (SeMpReeT crew) mengadakan reuni (?) SMA di Ubud. Acara utamanya sih manggang. Tapi acara manggang kurang lengkap rasanya kalo tidak di dahului dgn acara jalan-jalan menikmati indahnya pemandangan dan objek wisata di Ubud.

Ubud adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Gianyar. Lokasinya sekitar 30 km di utara kota Denpasar. Ubud merupakan objek wisata yang sudah terkenal hingga ke luar negeri. Yang menarik dari Ubud adalah pemandangan dan suasananya yg masih natural (didominasi oleh sawah dan sungai) membuat kita merasa tenang. Selain itu Ubud dikenal karena seni dan budayanya. Di Ubud terdapat banyak galeri / museum seni, art shop, serta arena pertunjukan musik dan tari yang digelar setiap malam secara bergantian di segala penjuru desa.



Rencananya kita akan mengawali acara wisata ke Ubud ini dengan makan (ya maklum laper…), mengunjungi museum, menyewa sepeda gayung, dan di akhiri dengan manggang ikan.




a. Makan, makan, makan


Mencari tempat makan di Ubud tidaklah sulit. Harganya juga relatif terjangkau. Perhentian kami jatuh kepada Warung Nasi Ayam Kedewatan Bu Mangku. Warung nasi ini cukup terkenal. Menunya cuma satu yaitu nasi campur (ayam, kacang goreng, telur, sate, kacang panjang, sambal matah). Harganya sekitar Rp.10.000,- / porsi (kecuali kalo kamu perut karung mungkin bakan nambah). Tapi hati-hati bagi yang tidak suka pedas (seperti saya contohnya). Karena menu yang disajikan tadi sangat pedas, lebih baik anda meminta lauk yang tidak pedas, maka anda akan diberi menu berupa kulit goreng, telur, dan kacang.


Kalo masih kurang sreg, masih ada tempat makan lain, yaitu Warung Babi Guling Bu Oka. Letaknya dekat dgn pasar Ubud. Menunya ya Babi guling, dgn harga sekitar 25 ribu rupiah per porsi.


b. Museum ARMA


Puas makan, akhirnya kita melanjutkan wisata kita di Ubud. Terjadi debat alot untuk menentukan tempat mana yg dipilih. Ada banyak objek wisata di Ubud, contohnya Museum Blanco, Museum Rudana, Wanara Wana (monkey forest), Puri Agung Ubud, Botanical Garden, dll. Setelah sempat transit sebentar (lebih tepatnya kesasar) di Museum Blanco dan Monkey Forest, akhirnya diputuskan untuk mengunjungi Museum ARMA.


ARMA adalah singkatan dari Agung Rai Museum of Art. Tiket masuk Museum ARMA adalah Rp.25.000,-/person (kebetulan waktu tu dpet diskon, jdiny cma bayar 20 rbu) dan mendapat voucher gratis minum kopi/teh. Museum ARMA bukan cuma sekedar museum lukisan biasa. Museum ini terdiri dari Galeri lukisan, Open Stage (untuk pertunjukan), Perpustakaan, Bale gong, Café ARMA, restoran, Warung Kopi, dan Kokokan Hotel (bagi yang ingin menginap disana). Selain itu Museum ARMA juga memiliki taman yang sangat indah, bahkan jembatan di taman itu dijadikan tempat foto berbagai model internasional.
Lukisan yang terdapat di Museum ARMA berupa lukisan klasik Kamasan, lukisan dari pelukis Bali dan luar negeri, dan juga lukisan dari pelukis terkenal seperti Raden Saleh, Walter Spies, Blanco, dll. Selain itu menurut salah satu pegawai museum, museum ARMA juga membuka kursus gamelan dan tari Bali bagi anak-anak tanpa dipunggut bayaran dan juga latihan Yoga gratis bagi siapa saja yang ingin.


c. Naik Sepeda Yukz


Setelah mengunjungi museum, acara dilanjutkan dengan naik sepeda. Sebelumnya kita harus menyewa sepeda gayung. Disana banyak terdapat rental sepeda. Setelah mencari akhirnya dapat juga rental sepeda (lupa namanya, tapi letaknya di utara dekat warung babi guling bu oka). Harganya Rp.10.000,-/sepeda (dan setelah menawar lagi akhirnya dapet 5000 per sepeda). Enak juga bersepeda di Ubud, selain badan jadi sehat, kita juga dapat menikmati alam pedesaan Ubud yang asri. Sawah-sawahnya masih hijau dan udaranya masih segar.


d. Akhirnya… Manggang…


Acara terakhir sekaligus acara utama adalah manggang. Yup, setelah capek bersepeda, perut perlu diisi lagi toh. Acara manggang dilakukan di villa teman saya di Ubud (thx ya). Ini adalah acar manggang terpuas karena porsinya lebih banyak daripada acara manggang sebelumnya. Bayangkan 1 orang dapet nasi, sayur, ikan kenyar, kerang 2 ekor, cumi 2 ekor, dan sosis. Yummy, sedapny maknyusss….



Itulah sepenggal kisah saya saat berwisata ke Ubud. Pengen ja berbagi pengalaman dan asyiknya wisata di Ubud. Jadi Ubud gak kalah sama Kuta, Nusa dua, ato Sanur. Yang penting di sini budayanya masih terjaga dengan baik. Jadi harapan saya semoga Ubud ke depan dapat mempertahankan kelestarian alam dan budayanya.




********
by cebZ
********
images by angga
Read More... Readmore »

Selasa, 04 Agustus 2009

Lama Penguraian Sampah dan Jenis-Jenis Sampah

Sampah adalah pemandangan yang sering kita jumpai sehari-hari. Ya, ironis memang tapi itulah kenyataannya. Sampah adalah suatu material sisa yang tidak berguna lagi, yang dibuang oleh pemiliknya setelah berakhirnya suatu proses. Akan tetapi sebagian dari sampah yang ada kemungkinan dapat digunakan kembali, karena sampah merupakan sumber daya yang masih bisa di daur ulang kembali.

Saat ini sampah telah menjadi permasalahan bagi kota-kota besar tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Pengelolaan sampah di beberapa daerah belumlah baik. Sebagian besar TPA di Indonesia ini adalah tipe Open Dumping, sehingga sampah setelah dibuang tidak dikelola secara optimal. Selain itu kesadaran masyarakat juga rendah karena masih banyak yang membuang sampah sembarangan.



Gambar di atas : Sampah Organik

Gambar di atas : Sampah Anorganik




Pernahkan anda melihat tempat sampah yang bertuliskan sampah organik dan non-organik. Ya, inilah seharusnya model tempat sampah ideal yang seharusnya diterapkan di Indonesia. Di Bali saja, saya melihat hanya di beberapa tempat saja terdapat tempat sampah seperti ini, tentu saja paling banyak terdapat di objek wisata. Namun tetap saja kesadaran masyarakat masih kurang, banyak botol plastik yang masih dibuang di tempat sampah organik dan sebaliknya. Padahal pemilahan sampah ini diperlukan untuk pengelolaan sampah berkelanjutan.


Ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu, jenis-jenis sampah secara garis besar. Berdasarkan asalnya, sampah dapat digolongkan sebagai berikut :


a. Sampah Organik
Sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa-sisa tubuh makhluk hidup (hewan maupun tumbuhan). Sampah organik mudah diuraikan dengan proses alami dan berlangsung cepat.
Contoh sampah organik : sampah sisa dapur, daun-daunan, daging, sayur, buah, tepung, dll.

b. Sampah Non-Organik
Sampah non-organik atau anorganik adalah sampah yang berasal dari sumber daya alam yang tak dapat diperbaharui serta proses industri. Sampah anorganik dapat di daur ulang kembali. Sampah anorganik memerlukan jangka waktu yang sangat lama untuk terurai, bahkan beberapa di antaranya tidak dapat diuraikan.
Contoh sampah anorganik : sampah plastik, kertas, karton, kaleng, kaca, dll

c. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Adalah sampah yang mengandung zat yang berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Apabila limbah B3 ini dibuang sembarangan maka racun yang ada dalam limbah tersebut dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah maupun tanaman yang berbahaya bila dikonsumsi manusia. Limbah B3 harus dipisahkan dengan sampah lainnya karena sangat berbahaya dan memerlukan penanganan khusus.
Contoh limbah B3 : baterai, botol obat nyamuk, paku, sisa bahan kimia, tinta, parfum, oli, dll.



* Berikut ini disajikan data-data lama waktu penguraian sampah dari tiap2 jenis sampah :
- Kertas → lama penguraian 2-5 bulan
- Kulit buah → lama penguraian 6 bulan
- Kardus / Karton → terurai 5 bulan
- Filter rokok → terurai 10-12 tahun
- Kantong plastik → 10-12 tahun
- Benda-benda kulit → 25-40 tahun
- Kain Nilon → 30-40 tahun
- Jaring ikan → 30-40 tahun
- Aluminium → 80-100 tahun
- Baterai bekas → 100 tahun
- Plastik → 50-80 tahun
- Batu baterai → 100 tahun
- Botol kaca → perlu 1 juta tahun untuk hancur tanpa bekas
- Botol plastik → tidak dapat diperkirakan waktu hancurnya
- Styrofoam → tidak dapat hancur

Jika dilihat dari data-data di atas, sangatlah penting untuk mulai memilah-milah sampah. Mengigat waktu yang diperlukan sampah untuk mengurai berbeda-beda. Sampah organik yang mengurainya lebih cepat dari sampah anorganik harus dipisahkan. Sampah organik ini dapat kita olah menjadi kompos. Sedangkan sampah anorganik yang waktu terurainya jauh lebih lama, dapat kita daur ulang kembali. Daripada mengendap lama di dalam tanah tak kunjung terurai, ada baiknya kita mendaur ulang kembali sampah-sampah anorganik ini. Ini semua dilakukan demi kelestarian lingkungan di sekitar kita.


Read More... Readmore »